Cara Memilih AC Sesuai Kebutuhan

Suhu udara yang panas menjadikan kita kurang nyaman. Menghadapi kondisi suhu yang panas itu maka perlu melakukan beberapa hal agar bisa diatasi. Satu cara yang efektif untuk dilakukan yakni dengan memasangi AC atau air conditioner di ruangan. AC merupakan peralatan yang fungsi utamanya dapat mendinginkan suhu panas di ruangan. Akhir-akhir ini memang kita sering merasakan cuaca yang panas sekali. Berada di dalam ruangan rasanya sangat tidak nyaman. Orang tidak akan betah berlama-lama di dalam ruangan kalau panasnya luar biasa.

Ketika kita hendak membeli AC maka kita perlu ilmu dalam memilihnya. Artinya bila kita ingin membeli AC maka perlu sekali mengetahui cara memilihnya. Dalam membeli perlu kita memilih dulu. Nah, pada kesempatan ini kami akan membahas bagaimana memilih AC yang cocok dengan tingkat kebutuhan kita. Pemilihan AC yang tepat akan memberikan tingkat kenyamanan yang maksimal ketika nanti digunakan. Informasi bagaimana memilih AC sangatlah penting untuk diketahui bersama.

  1. Menyesuaikan antara luas ruangan dan ukuran PK dari AC
    Untuk ruangan yang sempit maka kita bisa memilih AC dengan kekuatan yang rendah. PK atau Paard Kracht itu menjadi ukuran tentang kemampuan AC mendinginkan sebuah ruangan. Untuk sebuah ruangan tamu maka kita perlu AC dengan kekuatan 1 PK. Dengan 1 PK maka ruang tamu sudah bisa menjadi dingin dan sejuk bila AC dinyalakan. Sedang untuk kamar tidur maka bisa kita gunakan AC dengan kekuatan 1/2 PK saja. Mengapa kita perlu menyesuaikan antara luas ruangan dan kekuatan AC. Sebab kita tahu AC membutuhkan energi listrik yang tidak sedikit. Jika ruangan kamar yang sempit lalu kita pasangi dengan AC dengan kekuatan 2 PK misalnya. Hasilnya suhu ruangan akan sangat dingin juga tetapi listrik yang digunakan akan banyak pula. Akhirnya tagihan listrik menjadi meningkat. Berbeda ketika kamar itu kita pasangi dengan AC 1/2 PK saja. Ruangan tetap dingin dan tagihan listrik tidak membengkak.
  2. Memilih AC yang hemat energi listrik
    Mau tidak mau kita harus menggunakan listrik untuk menyalakan AC. Sehingga bila kita sudah memasang AC di rumah maka kita pun perlu bersiap-siap menyisihkan uang yang lebih banyak untuk membayar tagihan listrik bulanan. Supaya tagihan listrik tidak naik drastis sebaiknya kita memilih AC yang hemat daya listrik. Dengan begitu kita bisa tetap membayar tagihan listrik bulanan tanpa kenaikan yang drastis. Saat hendak membeli AC kita perlu memastikan berapa daya listrik yang diperlukan AC tersebut. Penjual tentu akan senang hati menjelaskannya.
  3. Memilih AC yang ada garansinya
    Sebuah produk yang ada masa garansinya maka umumnya produk tersebut awet dan berkualitas. Perusahaan yang berani memberikan garansi terhadap sebuah produknya tentu tidak main-main. Mereka tentu akan membuat produk yang benar-benar berkelas dan bagus. Dengan adanya garansi itu maka perusahaan telah membuat tingkat kepercayaan di mata para konsumen atau pembeli.
  4. Memperhatikan harganya
    AC yang harganya mahal maka tidak semua orang bisa membelinya. Maka kita perlu memilih AC yang mampu kita beli. Kita bisa menyesuaikan kemampuan keuangan kita dengan AC yang hendak dibeli. Jangan sampai kita membeli AC namun uang kita malah habis tak bersisa. Kebutuhan hidup lainnya juga tidak boleh dilupakan.
  5. Mengecek bentuk stop kontaknya
    Di rumah kita perlu dipasangi stop kontak dengan tiga lumbang. Memang umumnya kita hanya menggunakan stop kontak dua lubang saja. Tetapi untuk AC ini kita harus memasang stop kontak tiga lubang. Jika belum punya maka bisa kita membeli bersamaan dengan AC ini.

Sedikit cara memilih AC di atas akan sangat bermanfaat untuk dibaca. Tentu hal tersebut bisa menjadi tambahan referensi yang berharga.Sampai bertemu kembali dengan artikel lainnya.