Cara Memilih Kipas Angin Untuk Rumah

Cara Memilih Kipas Angin Untuk Rumah

Sangat penting yang namanya kipas angin itu. Apalagi kita yang ada di Indonesia ini memiliki iklim tropis. Di setiap rumah tangga umumnya memerlukan kipas angin. Biasanya dipasang di ruang tamu dan ruang tidur. Pentingnya memasang kipas angin itu dikarenakan suhu udara untuk akhir-akhir ini amat panas. Tidak hanya pada siang hari saja. Bahkan pada malam hari pun kipas tetap dibutuhkan untuk dinyalakan. Suhu udara di malam hari terkadang masih juga panas.

Ketika kita ingin memiliki kipas maka kita perlu untuk membelinya. Tidak terlalu masalah kita mengeluarkan sejumlah uang guna membeli kipas angin pilihan kita. Namun, teman-teman perlu mengetahui bagaimana cara membeli kipas angin yang tepat. Ada beberapa cara memilih kipas angin sebelum kita membelinya.

  1. Melihat fitur pada kipas angin tersebut
    Setiap peralatan elektronik rumah tangga selalu ada fiturnya. Pun demikian dengan yang namanya kipas angin. Sebelum kita menentukan pilihan atas kipas angin maka sebaiknya kita mengecek dengan jeli tentang fitur apa saja yang ada di dalamnya. Sebagai contoh kini kipas angin sudah dilengkapi dengan fasilitas remote control. Jadi menyalakan, mematikan, dan mengatur putaran kipas angin bisa dilakukan dari jarak yang lebih jauh. Memang fungsi utama dari kipas angin itu adalah agar menjadikan suhu ruangan menjadi lebih dingin. Akan tetapi, kita perlu fitur tambahan yang menjadikan lebih nyaman dalam menggunakannya. Tetapi kita bisa bersikap bijak dalam hal ini. Apakah kita memang perlu menggunakan fitur tambahan itu ataukah tidak? Sebuah kipas angin yang punya fitur tambahan canggih biasanya harganya pun lebih mahal. Namun, itu tidak masalah bila memang kita benar-benar memerlukannya.
  2. Mengecek bahan kipas angin
    Sebagai orang awam kita bisa mengetahui bahan kipas angin dengan bertanya kepada penjual serta melihat sendiri langsung. Pastikan kita memilih kipas angin bahannya lebih kuat sehingga membuatnya menjadi awet. Bahan itu bisa kita cek pada baling-baling, kabel, dan yang lainnya.
  3. Melihat ukuran kipas angin
    Setiap kipas angin memiliki ukuran masing-masing. Bisa diperhatikan mengenai ukuran baling-balingnya dan juga bentuk fisiknya secara keseluruhan. Ketika kita hendak memasang kipas angin di area ruangan yang begitu luas tentu sebaiknya memilih kipas angin yang berukuran besar. Sebaliknya, bila kita hendak memasang kipas angin pada area ruangan yang sempit kita memilih saja kipas angin yang berukuran kecil. Kesesuaian ini akan menambah tingkat kenyamanan kita dalam penggunaanya nanti. Memang kipas angin yang berukuran besar akan menghasilkan hembusan yang lebih besar pula. Akan tetapi daya listrik yang dibutuhkannya pun menjadi besar juga. Belum dari segi harga akan lebih mahal dibanding kipas angin yang kecil. Kalau ruangan yang akan kita pasangi kipas angin itu sempit tentunya kalau dipasangi kipas angin yang berukuran besar maka kurang pas menurut hemat kami.
  4. Menghitung jumlah baling-balingnya
    Jumlah baling-baling pada kipas angin akan menghasilkan hembusan angin yang berbeda-beda. Untuk kipas angin yang banyak baling-balingnya biasanya hembusannya lebih kencang.
  5. Memperhatikan garansinya
    Masalah garansi ini penting. Setiap produk yang diluncurkan oleh sebuah perusahaan biasanya memiliki kartu garansi. Meskipun tidak sedikit dari produk kipas angin yang sama sekali tidak memiliki garansi barang sehari pun. Akan lebih baik bila kita memilih produk kipas angin yang ada garansinya.
  6. Mengecek harganya
    Bila kipas angin yang hendak kita pilih untuk dibeli itu harganya mahal maka kita pun tentu akan kesulitan dalam membelinya. Lebih baik kita memilih kipas angin yang harganya terjangkau oleh kantong kita.

Related Posts