Tanaman hias menjadi tren pada saat ini. Berbondong-bondong orang menanam tanaman hias di rumahnya. Bisa juga dilakukan penanaman itu di pekarangan rumah. Mendapati lingkungan sekitar rumah penuh dengan tanaman hias memang menyenangkan. Saat pulang ke rumah dari bekerja maka kita bisa gunakan waktu untuk melihat tanaman hias itu. Tidak hanya cukup melihat saja. Kalau ada waktu luang maka digunakanlah untuk menyirami, memberi pupuk, dan lain sebagainya. Kegiatan tersebut sangatlah menyenangkan sekali.

Satu jenis tanaman itu namanya lidah mertua. Sebuah tanaman hias yang sudah terkenal sekali. Banyak sekali orang yang menanamanya di rumah. Perlu sekali kita mempelajari seluk beluk dari tanaman ini. Sehingga nantinya bisa kita merawatnya dengan baik. Tanaman lidah mertua bisa subur dan sehat. Tidak akan layu atau bahkan mati. Tanaman lidah mertua bukan sekedar tanaman hias biasa. Ada yang menyebut tanaman hias ini sebagai anti polutan. Hal ini karena tanaman hias tersebut memang cukup efektif untuk mengurangi polusi udara.

Begitu banyaknya orang yang memiliki tanaman lidah mertua maka menjadikan seringnya muncul pertanyaan-pertanyaan seputar hal itu. Yang namanya pertanyaan tentu saja membutuhkan jawaban yang memuaskan. Pertanyaan yang sering muncul ialah bagaimana cara merawat tanaman lidah mertua itu agar benar-benar sehat. Berikut ini cara merawatnya, silakan disimak bersama.

  1. Menempatkan tananam tersebut di lokasi yang terkena sinar matahari.
    Tanaman lidah mertua sangat memerlukan sinar matahari secara langsung. Memang pada umumnya seluruh tanaman pada umumnya butuh sinar matahari. Ketika kita ingin menanam lidah mertua maka perlu kita siapkan lokasi atau penempatan yang di sana memungkinkan sinar matahari mengenai tanaman kita itu. Kita tentu bisa mengatur entah bagaimana caranya supaya tanaman lidah mertua tersebut bisa terkena matahari. Ketika tanaman terkena sinar matahari dengan cukup maka tanaman lidah mertua tersebut akan sehat. Tidak akan layu atau mati. Tetapi tidak bagus juga jika tanaman lidah mertua tersebut terkena sinar matahari terlalu lama. Kurang bagus juga jika terlalu banyak terkena sinar matahari.
  2. Pastikan suhu lingkungan tidak terlalu dingin.
    Tanaman lidah mertua kurang cocok jika berada pada kondisi suhu yang amat rendah. Bila kebetulan teman-teman berada pada tempat tinggal yang suhunya amat dingin maka perlu untuk mengatasinya bisa dengan cara memasukkan ke dalam ruangan tanaman lidah mertua saat malam hari.
  3. Sirami tanaman dengan cukup.
    Perlu sekali kita sirami tanaman lidah mertua. Pastikan cukup air. Proses penyiraman pun hendaknya pada kondisi yang tepat. Penyiraman hanya dilakukan bila kondisi tanah sudah benar-benar mengering. Jumlah air yang disiramkan pun hendaknya tidak terlalu banyak. Cukup membasahi saja. Jangan sampai penyiraman membuat tanahnya lembek. Dalam sepekan, kita cukup menyirami tanaman lidah mertua sebanyak dua kali saja.
  4. Berilah pupuk yang cukup.
    Seperti halnya aneka tanaman yang lainnya. Tanaman lidah mertua juga perlu pupuk yang cukup. Pemupukan ini menjadikan tanaman agar lebih subur. Pemupukan pun hendaknya dengan cara yang tepat tidak boleh berlebihan. Kalau berlebihan maka akan ada dampak yang negatif bagi tanaman lidah mertua.
  5. Pilih media tanam yang cepat dalam meresapkan air.
    Media tanam juga sangat berpengaruh dalam menanam lidah mertua. Kita perlu memilih media tanam yang amat cepat dalam meresapkan air. Media tanam yang mudah meresap airnya menjadikan resiko akar yang busuk tidak terjadi.
  6. Sirkulasi udara untuk tanaman cukup baik.
    Kita perlu menempatkan tanaman lidah mertua di lokasi yang memiliki sirkulasi udara yang bagus. Kebutuhan oksigen untuk tanaman sangatlah besar. Kita pun perlu memperhatikan hal tersebut.

Dmeikian cara merawat tanaman lidah mertua. Cara sederhana ini menjadikan kita semakin mudah untuk bisa merawat tanaman tersebut. Hasilnya pun akan memuaskan.