Ternyata Ada Kekurangannya Juga Menggunakan SSD

Para pengguna komputer dan laptop kini dikenalkan sebuah teknologi yang baru. Ada sebuah komponen berupa media penyimpanan pada komputer yang berbeda dengan yang sudah ada. Setidaknya banyak orang sudah sangat akrab dengan komponen tersebut. Dahulu kita mengenal HDD atau hardisk sebagai media penyimpanan utama di komputer. Sekarang muncul sebuah media penyimpanan yang baru. Namanya SSD atau Solid State Drive.

Media penyimpanan seperti ini kini mulai banyak yang digunakan oleh para pengguna komputer dan laptop. Di zaman sekarang ini mungkin sudah tidak bisa dihitung jumlah pengguna dari laptop maupun PC. Begitu pentingnya peralatan komputer tersebut di dalam menunjang kehidupan manusia. Maka dari itu, penggunaan media penyimpanan berupa SSD atau Solid State Drive ini pun kini juga semakin meningkat. Meskipun mereka yang menggunakan HDD pun juga masih banyak juga sebetulnya.

Mungkin saja diantara para pembaca masih belum begitu kenal dengan SSD ini. Memang SSD ini merupakan barang yang baru. Jadi sangatlah wajar bila tidak semua orang mengenalnya. Berbeda dengan HDD yang sudah sangat lama dikenal. Pada kenyataannya SSD itu sebenarnya hampir sama dengan HDD. Setidaknya dalam hal kegunaan dan fungsinya sama saja yakni sebagai media penyimpanan. Untuk hal yang membedakan ada pada komponen yang terdapat di dalamnya. Untuk komponen dalam HDD masih menggunakan media disc (piringan). Saat HDD sedang bekerja maka piringan di dalamnya itu akan berputar terus. Pastinya kita bisa rasakan dan ketahui jika HDD yang sedang bekerja itu pastinya dia akan bergetar atau mungkin ada bunyi sedikit. Hal seperti itu disebabkan karena piringan sedang berputar.

Sedangkan untuk SSD sendiri di dalamnya terdiri dari sekumpulan memori yang dipasang pada sebuah board. Jadi sangat berbeda dengan komponen HDD. Mungkin untuk sebagai bahan gambaran kita bisa lihat RAM atau Random Access Memory. Isi di dalam SSD kurang lebihnya hampir sama seperti pada RAM. Sehingga tidak ada komponen mekanikal disc di dalam SSD. Itulah yang sangat membedakan dari kasat mata. Mungkin ada yang bertanya apakah SSD ini punya kelemahan atau kekurangan. Di samping juga memang pastinya banyak pula kelebihan dari SSD tersebut. Ternyata ada kekurangannya juga menggunakan SSD ini. Beberapa kekurangan tersebut yakni:

  1. Harga dari SSD terbilang mahal.
    Jika kita bandingkan harga SSD ini dengan harga HDD maka dari segi harga jelas berbeda. Kita akan menemukan harga SSD yang jauh lebih mahal. Sebagai ilustrasi saja untuk harga SSD 512 GB harganya satu jutaan lebih sedikit. Sedang harga HDD 1 TB hanya delapan ratusan ribu rupiah. Bahkan ada yang menjual kurang dari itu. Harga yang mahal ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan ketika seseorang hendak membelinya. Terutama bagi sebagian mereka yang punya uang pas-pasan.
  2. SSD memiliki batas umur tertentu.
    HDD yang sudah kita kenal tidak memiliki batas umur. Sepanjang komponen yang ada di dalamnya tidak mengalami kerusakan maka HDD bisa tetap bisa digunakan sepanjang waktu. Hal ini tidak kita temui ketika menggunakan SSD. Mengenai umur SSD ini biasanya cara menghitungnya dengan satuan TBW atau Terabytes Written. Ilustrasinya begini, tatkala menulis data di SSD maka pada waktu itulah SSD akan mengalami penurunan kemampuan yang bila sudah sampai batas TBW maka SSD akan rusak.
  3. Kapasitasnya lebih terbatas.
    Dibanding dengan HDD maka kapasitas dari SSD lebih terbatas. Setidaknya dengan harga yang sama maka kita akan memperoleh SSD dengan kapasitas lebih kecil bila kita bandingkan dengan HDD.

Nah, inilah beberapa kekurangan yang ada pada SSD. Setidaknya dengan kita mengetahui hal ini maka kita bisa bertambah wawasannya. Di samping pula, kita akui juga ada banyak kelebihan dari SSD tersebut.